May 23, 2024
BeritaKabar SekolahKehumasan

Halalbihalal SMADA, Jalin Silaturahmi dan Kuatkan Sinergi

SMADA News –  SMA Negeri 2 (SMADA) Lumajang, Minggu (30/4/2023) menggelar halalbihalal Idulfitri 1444 H di aula Narawita Agung Kepuharjo Lumajang.

Acara halalbihalal tersebut dihadiri guru karyawan beserta keluarga, pengurus komite sekolah, guru karyawan yang telah purna tugas serta perwakilan alumni.

Kepala Sekolah memanfaatkan momentum Idulfitri ini untuk menjalin serta menjaga tali silaturahmi sekaligus menguatkan sinergi antar warga sekolah, komite sekolah, guru karyawan yang telah purna tugas serta alumni dalam upaya mewujudkan visi SMADA Lumajang berprestasi. Mengingat pemerintah telah menerapkan sistem zonasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Melansir rumah.com, sistem zonasi adalah seleksi penerimaan siswa didik atau peserta didik baru secara lebih transparan dan adil, ditetapkan sesuai tempat tinggal.

Sistem ini mulai digunakan pada tahun 2017 dalam penataan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2018, tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau bentuk lain yang sederajat. Pemberlakuan sistem ini baru efektif di tahun 2018.

Kepala Sekolah, Bapak Moh. Yatim Khudlori, M.Pd, dalam sambutannya menceritakan, sekitar tahun 1997-1998 saat ia masih menjadi guru honorer di SMADA, dedikasi guru dalam mengajar pada waktu itu sudah sangat tinggi sehingga siswa-siswi SMADA banyak yang diterima di perguruan tinggi.

Menurutnya, sistem zonasi ini merupakan tantangan bagi sekolah untuk mempertahankan prestasi yang telah diraih sebelumnya. Tentunya hal tersebut memerlukan sinergi serta kerja keras dari warga sekolah serta stakeholder terkait.

“Untuk tahun yang akan datang, sekarang ini adalah zonasi. Kami bersinergi dengan komite dan juga bapak ibu guru, stakeholder SMA Negeri 2 Lumajang akan membuat sebuah terobosan bagaimana caranya bisa mengantarkan anak-anak itu tetap sama seperti 7 tahun, 10 tahun yang lalu yaitu banyak yang diterima di perguruan tinggi dan juga nanti bisa sukses”, ungkapnya.

“Alhamdulillah untuk kualitas SMA Negeri 2 Lumajang meskipun dalam zonasi itu masih luarbiasa. Untuk tahun ini yang diterima di perguruan tinggi melalui jalur SNBP (Seleksi Nasional Berbasis Prestasi) kalau dulu itu SNMPTN atau 10 tahun yang lalu namanya PMDK, itu sebanyak 51 siswa dari 160 yang mendaftar, dan jumlah 51 siswa itu tertinggi di kabupaten Lumajang.” Imbuh Kepala Sekolah.

Kepala Sekolah juga menyampaikan, tahun kemarin siswa SMADA yang berhasil masuk perguruan tinggi sebanyak 303 dari total 380 lulusan. Selain itu, peringkat UTBK SMADA secara nasional berada pada urutan 195 dari 1000 sekolah dan peringkat 19 pada tingkat provinsi Jawa Timur.

Tahun ini Kepala sekolah menargetkan nilai rata-rata UTBK SMADA bisa meraih peringkat 10 besar tingkat provinsi Jawa Timur.

“Terimakasih semangatnya bapak ibu guru dan juga bapak ibu guru yang purna tugas selalu memberikan ide dan masukan untuk kemajuan SMA Negeri 2 Lumajang,” tandasnya.

Sementara itu ketua Komite SMADA, Bapak Agus Setiawan dalam sambutannya mengatakan bahwa ia beserta pengurus komite siap mendukung sekolah untuk mewujudkan visi SMADA Lumajang berprestasi.

“Seperti yang disampaikan kepala sekolah, kemarin kami baca SMA Negeri 2 prestasinya sangat baik, ratusan siswa sudah diterima di perguruan tinggi negeri. Harapan kami kedepan jumlahnya akan lebih banyak lagi, peringkatnya juga naik syukur-syukur bisa 10 besar di Jawa Timur,” katanya.

Rangkaian acara halalbihalal SMADA berturut-turut adalah pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Quran, sambutan Kepala Sekolah, sambutan ketua Komite, penampilan Al-Banjari Nadirsyah SMAN 2 Lumajang, tausiyah agama oleh KH Syaiful Rizal, saling bersalaman dan ditutup dengan ramahtamah.

: radyd