Tujuan

1. Tujuan Pendidikan Nasional
Berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
(Sumber: UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 3).

2. Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah Atas
Pendidikan menengah bertujuan membentuk peserta didik menjadi insan yang :

  1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan berkepribadian luhur;
  2. Berilmu, cakap, kritis, kreatif, dan inovatif;
  3. Sehat, mandiri, dan percaya diri; dan
  4. Toleran, peka sosial, demokratis, dan bertanggung jawab.

(Sumber: PPNo. 17 Tahun 2010 Pasal 77).

3. Tujuan Pendidikan SMA Negeri 2 Lumajang

  1. Meningkatkan prosentase jumlah siswa yang mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) di tingkat propinsi Jawa Timur untuk sembilan kejuaraan (9 mata pelajaran) sebesar 89% (25 orang dari 27 orang).
  2. Mewujudkan dua orang siswa untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) di tingkat nasional.
  3. Mewujudkan minimal satu kejuaraan untuk mengikuti O2SN di tingkat propinsi Jawa Timur.
  4. Mewujudkan minimal satu kejuaraan untuk mengikuti FL2SN di tingkat propinsi Jawa Timur.
  5. Selalu unggul ketika mengikuti kegiatan lomba bidang akademis dan non akademis di kab. Lumajang.
  6. Memperoleh minimal lima kejuaraan (juara 1, 2, atau 3) pada kegiatan lomba olimpiade mata pelajaran yang diadakan oleh perguruan tinggi negeri.
  7. Mewujudkan 10 orang siswa masuk 10 besar siswa dengan jumlah nilai UN tertinggi ditingkat kab. Lumajang.
  8. Mewujudkan satu orang siswa masuk 10 besar siswa dengan jumlah nilai UN tertinggi ditingkat prov. Jawa Timur.
  9. Mewujudkan 10 orang siswa masuk 10 besar siswa dengan nilai rata-rata UN tertinggi ditingkat kab. Lumajang.
  10. Mewujudkan satu orang siswa masuk 10 besar siswa dengan nilai rata-rata UN tertinggi ditingkat prov. Jawa Timur.
  11. Mewujudkan nilai rata-rata UN minimum 75,0 untuk setiap mata pelajaran.
  12. Mewujudkan nilai UN untuk setiap mata pelajaran minimum 67,0.
  13. Mewujudkan prosentase jumlah siswa yang diterima di PTN pada jalur SNMPTN sebesar 35% (102 orang).
  14. Mewujudkan prosentase jumlah siswa yang diterima di PTN pada jalur SBMPTN sebesar 40% (117 orang).
  15. Mewujudkan prosentase jumlah siswa yang diterima di sekolah kedinasan sebesar 8% (23 orang).
  16. Mewujudkan nilai rapor dimensi sikap kompetensi inti 2 (sikap sosial) setiap peserta didik minimal baik.
  17. Mewujudkan nilai rapor dimensi sikap kompetensi inti 1 (sikap spiritual) setiap peserta didik minimal baik.
  18. Merealisasikan pelaksanaan pembelajaran bermutu, berbasis TIK yang menggunakan e-modul berbasis sigil dan mendayagunakan sekolah jaringan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
  19. Merealisasikan pelaksanaan penilaian berbasis komputer pada penilaian harian, penilaian akhir semester, penilaian akhir tahun, ujian sekolah, dan ujian nasional.
  20. Menjamin 100% siswa bebas dari narkoba.
  21. Merealisasikan minimal satu orang siswa untuk mengikuti kegiatan-kegiatan sekolah ditingkat internasional di bidang akademis atau non akademis.
  22. Merealisasikan minimal 10% siswa memiliki kemampuan berkomunikasi dalam bahasa internasional secara aktif.