August 18, 2026
BeritaUmum

Mendikdasmen Buka MPLS Ramah 2026 Tingkat Nasional di Jawa Timur

MALANG – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Prof. Dr. Abdul Mu’ti memimpin pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 yang dipusatkan di SMKN 2 Singosari, Kabupaten Malang, Senin (13/7/2026).

Melansir timesindonesia.co.id, pembukaan MPLS Ramah 2026/2027 turut dihadiri Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Imam Hidayat yang mewakili Gubernur Jawa Timur, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aris Agung Paiwei, serta Bupati Malang H. Sanusi.

Prosesi pembukaan ditandai dengan penekanan tombol secara bersama-sama yang disusul bunyi sirene. Momen tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian MPLS Ramah bagi peserta didik baru di Jawa Timur dan sejumlah daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa MPLS kini diarahkan dengan pendekatan yang lebih humanis. Kegiatan pengenalan lingkungan sekolah tidak lagi berorientasi pada kegiatan yang berpotensi menimbulkan kekerasan atau tekanan terhadap peserta didik, tetapi menjadi momentum untuk mengenalkan lingkungan sekolah secara positif sekaligus membangun karakter.

“MPLS Ramah ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya ASRI (aman, sehat, resik, dan indah) serta menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh murid, apa pun latar belakang mereka. Sekolah harus menjadi rumah kedua mereka,” tandas Abdul Mu’ti.

Pelaksanaan MPLS Ramah 2026/2027 juga digelar secara hybrid. Melalui kegiatan tersebut, Mendikdasmen menyapa peserta didik yang mengikuti MPLS dari berbagai daerah di Jawa Timur maupun sejumlah provinsi di Indonesia.

Menurut Abdul Mu’ti, lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang positif. Karena itu, sekolah diharapkan mampu menjadi ruang yang aman, sehat, bersih, dan nyaman sehingga peserta didik dapat mengikuti proses pendidikan dengan baik sejak awal memasuki jenjang sekolah yang baru.

Selain pembukaan MPLS, rangkaian kegiatan di SMKN 2 Singosari juga diisi dengan Deklarasi Lingkungan Pendidikan Bebas Rokok Elektrik dan Deklarasi Gema Integritas. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh Gubernur Jawa Timur, Kepala BNN Provinsi Jawa Timur, dan Kapolda Jawa Timur yang disaksikan langsung oleh Mendikdasmen.

Pada kesempatan tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu’ti juga menyerahkan secara simbolis seragam kepada 12 perwakilan murid dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB di Jawa Timur.

Pembukaan MPLS Ramah 2026/2027 di SMKN 2 Singosari menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Melalui semangat MPLS Ramah, peserta didik diharapkan dapat mengenal lingkungan sekolah dengan suasana yang positif sekaligus memulai perjalanan pendidikan mereka dengan pengalaman yang menyenangkan.

: radyd