June 16, 2026
BeritaUmum

Peluncuran SPMB Jawa Timur 2026, Sistem Lebih Transparan dan Terstruktur

Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi meluncurkan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 yang bertujuan untuk memastikan proses penerimaan peserta didik baru berjalan secara transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Peluncuran SPMB 2026 yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ini menjadi awal dari rangkaian proses penerimaan murid baru yang dirancang lebih sistematis, inklusif, serta mudah dipahami oleh masyarakat.

Melansir dindik.jatimprov.go.id, Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini juga menjadi momentum sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari satuan pendidikan, orang tua/wali murid, hingga masyarakat luas, agar memahami alur pendaftaran, persyaratan, jalur seleksi, hingga mekanisme pengumuman hasil.

“Tahapan SPMB 2026 disusun agar lebih sistematis dan mudah dipahami masyarakat, sehingga seluruh proses dapat berlangsung transparan dan adil,” ujarnya.

SPMB Jawa Timur 2026 akan dilaksanakan dalam empat tahap. Tahap pertama dimulai melalui jalur domisili untuk SMA/SMK pada tanggal 11–15 Juni 2026, dengan kuota 20% untuk SMA dan 10% untuk SMK.

Tahap kedua meliputi jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi hasil lomba yang dilaksanakan pada 17–23 Juni 2026. Pada jenjang SMA, jalur afirmasi memiliki kuota sebesar 30%, sedangkan SMK sebesar 15%. Selain itu, tersedia pula kuota jalur mutasi sebesar 5% serta jalur prestasi hasil lomba sebesar 5%.

Selanjutnya, tahap ketiga adalah jalur nilai prestasi akademik untuk SMA dengan kuota 25% yang dibuka pada 24–29 Juni 2026. Tahap keempat merupakan jalur nilai prestasi akademik SMK dengan kuota terbesar yaitu 65% yang dilaksanakan pada 30 Juni hingga 4 Juli 2026.

Pada tahun ini juga terdapat kebijakan khusus berupa “golden ticket” bagi ketua OSIS dan penghafal kitab suci, masing-masing sebanyak satu calon murid baru di setiap SMA/SMK.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan SPMB, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur akan menggelar sosialisasi di lima wilayah Bakorwil serta mendorong seluruh satuan pendidikan untuk melakukan sosialisasi secara masif.

Selain itu, disediakan pula Posko SPMB 2026 yang tersebar di sekolah negeri, kantor cabang dinas, serta kantor pusat Dinas Pendidikan. Layanan ini bertujuan memberikan informasi, konsultasi, serta membantu mengatasi kendala yang dihadapi calon murid maupun orang tua.

Masyarakat juga dapat mengakses layanan secara daring melalui laman resmi spmb.jatimprov.go.id yang telah dilengkapi dengan teknologi berbasis AI untuk mempermudah akses informasi.

Dengan berbagai inovasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon murid di Jawa Timur.

: radyd || v: dindik.jatimprov.go.id