Pergelaran Budaya Jawa Jadi Ajang Penilaian Mapel Mulok Kelas XI
Lumajang – SMAN 2 Lumajang menggelar Pagelaran Bahasa Jawa sebagai bagian dari penilaian Mata Pelajaran Muatan Lokal (Mulok). Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 2 Lumajang ini dilaksanakan selama dua hari, pada 12–13 Mei, dan diikuti oleh peserta didik kelas XI dengan menampilkan beragam seni dan budaya Jawa.
Pagelaran secara resmi dibuka oleh Kepala SMAN 2 Lumajang, Drs. Supriadi, M.Pd., melalui prosesi pemukulan gong sebagai simbol dimulainya kegiatan. Pembukaan tersebut disaksikan oleh guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta yang akan menampilkan hasil pembelajaran Bahasa Jawa.
Dalam sambutannya, Drs. Supriadi, M.Pd. menyampaikan bahwa Pagelaran Bahasa Jawa bukan sekadar menjadi sarana penilaian mata pelajaran Muatan Lokal, tetapi juga merupakan wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan kearifan lokal.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya dinilai dari aspek akademik, tetapi juga diberi kesempatan untuk menampilkan kemampuan berbahasa, berkesenian, serta memahami nilai-nilai budaya Jawa yang menjadi bagian dari identitas bangsa,” ujarnya.
Selama dua hari pelaksanaan, setiap kelas menampilkan berbagai pertunjukan yang mengangkat kekayaan budaya Jawa. Penampilan tersebut menjadi bentuk implementasi pembelajaran yang menggabungkan aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam satu kegiatan yang edukatif dan menghibur.
Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Bahasa Jawa, Eni Kusrini, S.Pd, menjelaskan bahwa pagelaran ini merupakan bagian dari penilaian berbasis proyek (project based assessment), sehingga peserta didik dituntut mampu bekerja sama dalam tim, menyusun konsep pertunjukan, hingga menampilkan hasil karya terbaik di hadapan dewan guru dan teman-temannya.
Selain menjadi media evaluasi pembelajaran, kegiatan ini juga diharapkan mampu melestarikan budaya Jawa di kalangan generasi muda. Melalui pengalaman tampil secara langsung, siswa memperoleh kesempatan untuk meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan berkomunikasi, serta apresiasi terhadap seni dan budaya daerah.
Melauli Pagelaran ini, SMAN 2 Lumajang berupaya menghadirkan pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan karakter. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam proses pembelajaran, sekolah terus berupaya mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, dan tetap menjunjung tinggi warisan budaya bangsa.
: radyd || : instagram.com/smadalmj.id/
