MPLS SMADA Berlangsung Lima Hari, Diisi Pendidikan Karakter hingga Pengenalan Ekstrakurikuler
LUMAJANG – SMA Negeri 2 Lumajang melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru selama lima hari, Senin hingga Jumat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses awal bagi siswa untuk mengenal lingkungan sekolah, sistem pembelajaran, guru dan tenaga kependidikan, serta berbagai aktivitas yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan di SMAN 2 Lumajang.
MPLS dilaksanakan dengan pendekatan edukatif, ramah, dan menyenangkan serta bebas dari praktik perploncoan. Seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus mendapatkan pembekalan yang mendukung perkembangan akademik maupun karakter.
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan MPLS secara daring yang dipimpin oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Deklarasi Pelajar Jawa Timur Antirokok, yang mencakup komitmen untuk menjauhi rokok konvensional maupun rokok elektrik atau vape.
Rangkaian MPLS juga diisi dengan penyuluhan integritas dan antikorupsi yang disampaikan Kepala SMAN 2 Lumajang, Drs. Supriadi, M.Pd. Materi tersebut memberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun karakter berintegritas melalui sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan menjunjung nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.
Dari sisi akademik, peserta didik baru mendapatkan pengenalan kurikulum yang disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Wahyudi Hidayat, S.Pd. Peserta didik diperkenalkan dengan sistem pembelajaran dan berbagai hal yang berkaitan dengan proses pendidikan yang akan mereka jalani di SMAN 2 Lumajang.
Selain itu, disampaikan pula materi 8 Dimensi Profil Lulusan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ifa Mawaddah, M.Pd. Materi tersebut memberikan gambaran mengenai karakter dan kompetensi yang perlu dikembangkan peserta didik sebagai bekal dalam mengikuti proses pendidikan dan menghadapi kehidupan di masa mendatang.
Penguatan karakter juga menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan MPLS. Peserta didik mendapatkan pembekalan pendidikan karakter dan pengenalan potensi diri untuk membantu mereka memahami nilai-nilai positif dalam kehidupan sekolah sekaligus mengenali minat, bakat, kemampuan, dan potensi yang dapat dikembangkan selama berada di SMAN 2 Lumajang.
Kegiatan pengenalan juga mencakup sarana dan prasarana sekolah. Peserta didik diajak mengenal berbagai fasilitas yang tersedia, sehingga dapat memahami fungsi dan tata cara pemanfaatannya secara bertanggung jawab sebagai bagian dari warga sekolah.
Peserta didik baru juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal guru dan tenaga kependidikan (GTK) yang akan mendukung proses pendidikan dan pelayanan selama mereka berada di lingkungan SMAN 2 Lumajang. Pengenalan tersebut diharapkan dapat membangun komunikasi dan interaksi yang baik antara peserta didik dengan seluruh warga sekolah.
Dalam bidang literasi, peserta didik memperoleh materi penguatan budaya literasi yang disampaikan Kepala Perpustakaan SMAN 2 Lumajang, Siti Ruchoinah, S.Pd. Siswa diperkenalkan pada pentingnya budaya membaca dan kemampuan mengelola informasi sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Aspek keselamatan dan kesehatan peserta didik turut menjadi perhatian dalam MPLS. Materi Membangun Kesiapsiagaan Bencana disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat, Fenti Eka Nurulia, M.Pd. Peserta didik mendapatkan wawasan mengenai pentingnya kesiapsiagaan, pengenalan risiko, serta tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi darurat atau bencana.
MPLS juga menghadirkan Wahyudi, Katim P2M BNN Kabupaten Lumajang, untuk menyampaikan materi Bahaya Penyalahgunaan NAPZA. Penyuluhan tersebut memberikan edukasi mengenai risiko penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya serta pentingnya membangun sikap untuk menjauhi penyalahgunaan NAPZA.
Selain kegiatan di dalam kelas, peserta didik baru mengikuti berbagai kegiatan yang membangun kebersamaan, di antaranya salam sapa, ibadah berjamaah, serta makan siang bersama. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana interaksi yang positif di antara peserta didik baru maupun dengan warga sekolah.
Rangkaian MPLS kemudian ditutup dengan pengenalan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMAN 2 Lumajang. Bertempat di lapangan olahraga sekolah, peserta didik baru menyaksikan demonstrasi sejumlah ekstrakurikuler sebagai gambaran mengenai aktivitas pengembangan minat dan bakat yang dapat mereka pilih.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan dapat menemukan bidang yang sesuai dengan minat dan potensinya sekaligus memiliki ruang untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, kedisiplinan, kerja sama, dan prestasi di luar kegiatan akademik.
Pelaksanaan MPLS selama lima hari ini tidak hanya diarahkan untuk mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun kesiapan peserta didik dalam menjalani pendidikan di jenjang SMA. Dengan pembekalan akademik, literasi, pendidikan karakter, integritas, kesehatan, kesiapsiagaan bencana, serta pengembangan potensi diri, peserta didik baru diharapkan mampu beradaptasi dan mengikuti proses pembelajaran dengan baik.
SMAN 2 Lumajang berkomitmen menjadikan MPLS sebagai masa pengenalan yang edukatif, aman, nyaman, dan bebas dari perploncoan, sekaligus menjadi awal bagi peserta didik baru untuk tumbuh sebagai pelajar yang berkarakter, berintegritas, sehat, dan mampu mengembangkan potensinya.
: dayd || : www.instagram.com/smadalmj.id
